Sepak Takraw: Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar

Pada artikel ini, Anda akan mempelajari materi sepak takraw yang meliputi pengertian, sejarah, dan teknik dasarnya.

Seperti yang dikatakan oleh Ratinus Darwis dan Penghulu Basa bahwa pengertian sepak takraw adalah "perpaduan atau penggabungan tiga buah permainan yaitu sepak bola, bola voli, dan bulu tangkis".

Tidak perlu berlama-lama, berikut merupakan pengertian, teknik dasar dan sejarah sepak takraw

Pengertian Sepak Takraw


Sepak Takraw: Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar

Sulaiman


Menurut Sulaiman (2004:4), pengertian sepak takraw merupakan suatu permainan yang menggunakan bola yang terbuat dari rotan, dimainkan di atas lapangan yang datar berukuran panjang 13,40 m dan lebar 6,10 m. Ditengah-tengah dibatasi oleh jaring net setinggi 1,55 m.

Dalam permainan ini yang dipergunakan terutama kaki dan semua anggota tubuh kecuali tangan. Tujuan dari setiap pihak adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran atau bermain salah.

Ratinus Darwis dan Penghulu Basa


Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa (1992:2) Permainan sepak takraw itu merupakan perpaduan atau penggabungan tiga buah permainan yaitu permainan sepak bola, permainan bola voli, dan permainan bulu tangkis.

Sudrajat Prawirasaputra 


Menurut Sudrajat Prawirasapura (2000:5), sepaktakraw ialah permainan yang dilakukan oleh dua regu yang berhadapan di lapangna yang dipisahkan oleh jaring (net) yang terbentang membelah lapangan menjadi dua bagian.

Setiap regu yang berhadapan terdiri atas tiga orang pemain yang bertugas sebagai tekong yang berdiri paling belakang, dua orang lainnya menjadi pemain depan yang berada disebelah kiri dan kanan yang disebut aipit kanan dan aipit kiri.

Berdasarkan pernyataan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian olahraga sepak takraw merupakan sebuah permainan yang dimainkan di atas lapangan empat persegi panjang dengan permukaan yang rata baik di tempat terbuka (outdoor) maupun di ruangan tertutup (indoor) yang bebas rintangan dan dimainkan oleh dua regu yang dibatasi dengan jaring (net).

Tujuan dari setiap regu adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran atau bermain salah

Sejarah Sepak Takraw


Sejarah permainan sepak takraw dikenal masyarakat Indonesia dibeberapa daerah yang ada di Indonesia seperti Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi dengan sebutan sepak raga, yaitu permainan anak negeri yang dimana dalam memainkan sepak raga masih menggunakan bola yang terbuat dari rotan.

Dalam permainan ini setiap pemain menunjukan suatu kemahiran dalam penguasaan bola, pemain memainkan bola rotan dengan seluruh anggota badan kecuali dengan tangan seperti kaki, paha, dada, bahu, kepala dll.

Permainan ini sangat menarik karena dalam permainan sepak takraw ini untuk mempertahankan bagaimana supaya bola tetap lama dimainkan tanpa jatuh ketanah.

Perkembangan sepaktakraw di negara Asia terutama di Asia Tenggara telah mengenal permainan ini dengan menggunakan bola rotan ini sejak lama. Mungkin saja setiap negara cara bermain dan nama permainannya berbeda-beda.

Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa (1992:5), setiap negara mempunyai nama sendiri-sendiri seperti misalnya:
  • Malaysia dengan nama sepak raga jaring.
  • Thailand (Muangthai) dengan nama takraw.
  • Philipina dengan nama sipak.

Indonesia sendiri yang telah mengenal permainan dengan bola rotan in sejak abad ke XV yang telah dimainkan secara massal di daerah yang terutama dimainkan pada acara-acara tertentu dengan nama sepak raga.

Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa (1992:6), perubaha nama sepak raga jaring menjadi sepak takraw diresmikan pada tanggal 27 Maret 1965 di Kuala Lumpur di Stadion negara Kuala Lumpur pada waktu pesta olahraga Asia Tenggara (SEAP GAMES).

Istilah sepak takraw merupakan perpaduan antara bahasa Malaysia dan bahasa Muanthai yaitu:
  • SEPAK berasal dari bahasa Malaysia yang berarti sepak.
  • TAKRAW berasal dari bahasa Muangthai (Thailand) yang berarti bola rotan.

Teknik Dasar Sepak Takraw


Menurut Muhammad Suhud (1989:26) "untuk melatih penguasaan teknik dan taktik permainan sepak takraw terutama bagi pemula harus berpedoman pada gerakan-gerakan dari yang mudah ke sukar, dari yang dikuasai ke yang belum dikuasai".

Selanjutnya Muhammad Suhud (1989:47) "menekankan bahwa dalam usaha menguasai dan meningkatkan keterampilan teknik-teknik sepak takraw dan kemampuan yang dimiliki, maka latihannya harus sistematik dan metodis".

Teknik-teknik dasar sepak takraw ada 3 macam yang perlu dikuasai adalah sebagai berikut:

1) Teknik Sepakan


Dalam permainan sepak takraw menyepak adalah gerakan yang dominan (Ratinus D, 1992). "Dapat di katakan bahwa gerakan menyepak ini merupakan ibu dari permainan sepaktakraw, karena bola terbanyak dimainkan dengan kaki".

Teknik menyepak dalam permainan sepak takraw adalah sebagai berikut:

Sepaksila


Menurut Ratinus Darwis & Dt. Penghulu Basa (1992:16) mengemukakan bahwa "sepaksila adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian dalam". Sepaksila digunakan untuk: menerima dan menimang bola, mengumpang dan antaran bola, menyelamatkan serangan lawan.

Teknik melakukan sepaksila adalah sebagai berikut:
  1. Berdiri pada kedua kaki menghadap kearah datangnya bola.
  2. Berdiri pada satu kaki, pada kaki kiri atau kanan.
  3. Bila berdiri pada kaki kiri, maka kaki kanan ditarik ke atas dan telapak kakinya menghadap lutut kaki kiri kemudian di turunkan setinggi mata, kaki kiri ditarik lagi ke atas sampai setinggi lutut berulang-ulang.
  4. Pemain berdiri pada dua kaki, kaki kiri di depan kaki kanan, berat badan bertumpu pada kaki kiri, menghadap pelambung bola.

2) Sepak Kura


Sepak kura atau juga disebut sepak kuda adalah sepakan dengan menggunakan kura kaki atau dengna punggung kaki.

Teknik melakukan sepak kura atau sepak kuda adalah sebagai berikut:
  1. Berdiri dengan kedua kaki terbuka selebar bahu.
  2. Jarak badan terhadap bola kurang lebih sejauh panjang lengan, karena kaki pemukul pada posisi punggung kaki, sehingga cenderung kaki agak lurus.
  3. Lutut kaki sepak dibengkokkan sedikit sambil ujung jari kaki mengarah ke lantai, kaki tendang diangkat ke arah bola yang datang.
  4. Bola disentuh pada bagian bawahnya, dengan bagian atas kaki (punggung kaki).
  5. Badan dibungkukkan sedikit, kaki tumpu agak ditekuk.
  6. Kedua tangan dibuka dan dibengkokkan pada siku untuk menjaga keseimbangan.
  7. Bola disepak ke atas setinggi lutut.

3) Sepak Cungkil


Sepal Cungkil adalah menyepak bola dengan menggunakan jari kaki. Digunakan untuk mengambil bola yang jauh, rendah dan bola-bola yang liar pantulan dari blocking.

4) Menapak


Menapak adalah menyepak bola dengan menggunakan telapak kaki. Digunakan untuk smash ke pihak lawan, menahan atau membloking smash dari pihak lawan dan menyelamatkan boola dekat net (jaring).

5) Sepak Simpuh


Sepak simpuh adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian luar atau samping luar, di katakan sepak simpuh karena posisi seperti orang bersimpuh, sepak simpuh ini bertujuan untuk menguasai bola dari serangan lawan.

6) Teknik Servis


Servis atau sepak mula merupakan awal dari permainan sepak takraw.

Servis bawah


Servis bawah adalah dengan cara berdiri dengan satu kaki berada dalam lingkaran sebagai tumpuan dan satu kaki berada di samping belakang badan sebagai awalan.

Servis atas


Servis atas yaitu servis yang menggunakan kaki bagian dalam, servis dengan punggung kaki, dan servis dengan bagian telapak kaki.

7) Teknik Bertahan


Teknik bertahan dalam permainan sepak takraw merupakan teknik yang sama pentingnya dengan kemampuan menyerang. Bentuk teknik pertahanan ada 5 macam yaitu:

Block


Block adalah salah satu dari beberapa gerak dari bertahan. Block yang baik adalah dapat menahan serangan lawan sehingga kemblai ke lapangna lawan, block bisa menggunakan tungkai atau punggung badan.

Heading


Heading adalah menyundul bola dengan kepala yang bertujuan untuk menahan serangan atau mengumpan pada teman dan melakukan smash ke pertahanan lawan.

Memaha


Menurut Sulaiman (2004:23) "memaha adalah memainkan bola dengan paha dalam usaha mengontrol bola". Memaha dapat digunakan untuk menahan dan menerima bola dari serangan lawan, atau untuk membentuk dan menyusun serangan.

Smash


Smash adalah sepakan yang dilakukan oleh tekong kearah lapangan lawan sebagai cara memulai permianan. Tujuan suatu servis hendaklah dipusatkan kepada pengacuan permainan atau pertahanan lawan sehingga kita dapat mengatur smash yang mematikan dan sulit menerima bola oleh lawan.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai materi sepak takraw mulai dari pengertian, sejarah, dan teknik dasar sepak takraw.

Demikianlah artikel tentang pengertian, sejarah sepak takraw, dan teknik dasarnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sepak Takraw: Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar"

Posting Komentar